You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran PHB Jalan Palem Tugu Utara Dipenuhi Lumpur
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Saluran PHB Jalan Palem Tugu Utara Dipenuhi Lumpur

Lumpur dan sampah penuhi saluran penghubung (PHB) di Jalan Palem, RW 10, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Akibatnya, air kerap meluap menggenangi jalan hingga mencapai 10 sentimeter.

Jika musim hujan, genangan airnya bisa mencapai 60 sentimeter dan meluas ke Jalan Mangga

Kondisi ini dikeluhkan warga sekitar. Mereka meminta agar saluran sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar tiga meter itu segera dikeruk. "Jika musim hujan, genangan airnya bisa mencapai 60 sentimeter dan meluas ke Jalan Mangga yang mengarah ke Kantor Kecamatan Koja," ujar Hilman, warga RW 10, Kelurahan Tugu Utara, Kamis (13/8).

Wakil Camat Koja, Budi Santoso mengakui, jika kondisi saluran PHB Jalan Palem yang airnya mengalir ke Kali Pinang memang sudah memprihatinkan. Selain dipenuhi lumpur dan sampah, di atas saluran juga banyak bangunan milik warga untuk dijadikan dapur, ruang tamu dan lain sebagainya.

Pembongkaran Bangunan Liar di Kemayoran Dilanjutkan

Mengingat banyaknya bangunan di atas saluran, kata Budi, membuat sulit untuk melakukan pengerukan lumpur dan sampah.

“Perlu alat penyedot lumpur yang bisa masuk ke kolong-kolong. Sebab kalau dengan membongkar bangunan di atas saluran memakan waktu yang lama dan harus pakai alat berat,” tandas Budi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5397 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1878 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1834 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1804 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1616 personAnita Karyati